Perceraian di Surabaya
Pendahuluan Surabaya, sebagai kota besar di Jawa Timur, juga menghadapi peningkatan jumlah perceraian dalam beberapa tahun terakhir. Modernisasi dan perubahan gaya hidup menjadi salah satu pemicu utama. Banyak pasangan muda yang menikah tanpa perencanaan matang, sehingga mudah goyah saat menghadapi masalah.
Selain itu, media sosial juga turut mempengaruhi hubungan rumah tangga. Perselingkuhan yang bermula dari dunia maya semakin sering ditemukan sebagai alasan perceraian.
Pembahasan Pemerintah Kota Surabaya bersama lembaga keagamaan berupaya menekan angka perceraian dengan memberikan edukasi pranikah. Tujuannya agar pasangan memahami tanggung jawab dan konsekuensi dalam rumah tangga.
Program konseling keluarga juga diintensifkan melalui kelurahan dan lembaga sosial. Upaya ini berhasil membantu sebagian memperbaiki hubungan sebelum bercerai.
Penutup Perceraian di Surabaya mencerminkan tantangan sosial di era modern yang memerlukan perhatian serius. Pendidikan dan komunikasi menjadi kunci utama menjaga keharmonisan rumah tangga.
Dengan dukungan masyarakat dan pemerintah, diharapkan angka perceraian di Surabaya dapat ditekan secara berkelanjutan.
Share It On: