MBG: Mendukung Gizi dan Ketahanan Pangan Nasional
Oleh: Fitri Widya Handayani, S.Tr.Gz., M.T.P., M.Sc – Dosen Bioteknologi, Fakultas Ketahanan Pangan UNESA
Program Makan
Bergizi Gratis (MBG) adalah inisiatif pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan
Presiden Prabowo Subianto yang menyediakan makanan sehat dan bergizi secara
gratis kepada kelompok yang membutuhkan. MBG merupakan bagian dari delapan misi
Asta Cita, khususnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya
manusia.
Program ini dirancang untuk mencetak generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045. Sasaran MBG meliputi siswa dari PAUD hingga SMA/SMK, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita. Dengan menyasar kelompok ini, pemerintah berharap memutus rantai masalah gizi buruk dan stunting yang menjadi penghambat kemajuan bangsa.
Menurut Fitri
Widya Handayani, dosen Bioteknologi Fakultas Ketahanan Pangan UNESA,
MBG memiliki peran penting dari sisi ketahanan pangan:
“MBG
membantu meningkatkan akses pangan bergizi bagi anak-anak dan kelompok rentan.
Keberhasilan program ini sangat bergantung pada evaluasi dan pengelolaan agar
manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Fitri.
MBG tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan, tetapi juga mendorong pemanfaatan pangan lokal, mendukung petani dan UMKM, serta menjadi sarana edukasi gizi bagi generasi muda.
Peluang
dan Potensi MBG
Fakultas
Ketahanan Pangan UNESA menilai MBG sebagai langkah strategis yang dapat:
·
Mendorong konsumsi pangan
lokal,
·
Memperkuat rantai pasok petani
dan UMKM,
·
Menghadirkan menu sehat
berbasis gizi seimbang,
·
Menjadi ruang implementasi
inovasi teknologi pangan dan bioteknologi.
Dengan keterlibatan perguruan tinggi, program ini dapat dikembangkan sebagai model pendidikan gizi yang terukur dan berkelanjutan.
Pentingnya Kerja
Sama Semua Pihak
Keberhasilan MBG memerlukan kerja sama dari berbagai pihak, mulai dari masyarakat, penyedia makanan serta ahli gizi, lembaga pendidikan, hingga pemerintah. Sinergi antar semua elemen tersebut akan memastikan program ini berjalan efektif dan memberikan dampak luas dalam memperkuat gizi dan ketahanan pangan nasional.
Komitmen Fakultas
Ketahanan Pangan UNESA
Fakultas Ketahanan Pangan UNESA berkomitmen mendukung penuh program pemerintah, termasuk MBG, melalui penelitian, edukasi, dan pendampingan sebagai langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Fakultas
Ketahanan Pangan, Universitas Negeri Surabaya
Share It On: