Laboran FKP UNESA Kembangkan Kompetensi Menuju Laboratorium Berdaya Saing dan Berdampak
Surabaya, 7 November 2025
— Fakultas Ketahanan Pangan (FKP) Universitas Negeri Surabaya terus berupaya
memperkuat kualitas sumber daya manusia laboratoriumnya dalam menghadapi
tantangan pengelolaan laboratorium modern. Salah satu langkah nyata diwujudkan
melalui partisipasi Luluk Alifia, S.Si., M.Si. Laboran FKP UNESA, dalam
kegiatan Seminar Nasional PLP ITS 2025 bertajuk “Pengembangan SDM PLP Menuju
Laboratorium Berdampak: Profesional, Adaptif, dan Tersertifikasi”, yang
diselenggarakan pada 6–7 November 2025 di Auditorium Riset Center ITS,
Surabaya.
Menggali Inspirasi dari
Laboratorium Menuju Bisnis
Kegiatan yang diinisiasi
oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) ini menghadirkan sejumlah
narasumber inspiratif, di antaranya:
Fadliatul Taufany, S.T.,
Ph.D. – Direktur Departemen PLP ITS
Miftakul Aziz, M.H. –
Anggota BNSP
Dr. Sulistyo, S.T., M.Si.
– PLP Ahli Madya (Entrepreneurship)

Melalui sesi bertema
“Dari Laboratorium Menuju Bisnis”, peserta mendapatkan wawasan bagaimana
laboratorium tidak hanya menjadi ruang penelitian dan praktikum, tetapi juga
dapat menjadi pusat inovasi dan wirausaha berbasis sains. Dr. Sulistyo,
misalnya, memaparkan perjalanan transformasi laboratorium menjadi unit bisnis
berkelanjutan yang menghasilkan produk pakan ternak berkualitas melalui
pengembangan model peternakan terintegrasi.
Langkah FKP UNESA Menuju
Laboratorium Berdampak
Partisipasi laboran FKP
UNESA dalam kegiatan nasional ini menjadi langkah strategis dalam mendukung
visi fakultas untuk menghadirkan laboratorium yang adaptif, produktif, dan
berorientasi pada kemandirian pangan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, FKP
berkomitmen untuk:
Mengembangkan sistem
manajemen laboratorium yang profesional dan tersertifikasi;
Mendorong inovasi produk
pangan fungsional dan berkelanjutan;
Menumbuhkan jiwa
kewirausahaan berbasis riset di lingkungan laboratorium.

Keikutsertaan Luluk
Alifia menjadi representasi semangat FKP UNESA untuk terus bertransformasi.
“Kegiatan ini membuka wawasan baru tentang bagaimana laboratorium bisa menjadi
motor penggerak inovasi pangan sekaligus peluang bisnis yang berdampak bagi
masyarakat,” ujarnya.
Menuju Laboratorium
Bisnis Pangan Berkelanjutan
FKP UNESA menargetkan
bahwa hasil pembelajaran dari kegiatan ini akan diterapkan dalam pengembangan
Laboratorium Bisnis dan Pangan
Berkelanjutan, yang nantinya akan menjadi pusat riset, pelatihan,
sekaligus inkubasi bisnis berbasis hasil olahan pangan.
Dengan kolaborasi lintas
universitas dan lembaga profesional, FKP siap menjadi pionir laboratorium
inovatif yang berdampak nyata bagi ketahanan pangan nasional.
Share It On: