FKP Prioritaskan Zero Accident: Tim K3 Membangun Lingkungan Kerja yang Sehat dan Aman
Fakultas
Ketahanan Pangan (FKP) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menempatkan
keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagai prioritas utama dalam menjalankan
seluruh aktivitas akademik dan riset. Pada Rabu, 12 November 2025, komitmen ini
diwujudkan melalui persiapan intensif yang dipimpin oleh Ketua Tim K3 FKP, Bapak
Rendra Lebdoyono, S.T.P., M.Sc.
Didampingi
oleh Operator Laboratorium, Ibu Luluk Alifia, S.Si., M.Si., beserta para
mahasiswa, tim K3 FKP bergerak cepat mempersiapkan seluruh kebutuhan sarana dan
prasarana. Fokus utama kegiatan ini adalah untuk menjamin terwujudnya
lingkungan kerja yang sehat dan mencapai target "Zero Accident"
dalam setiap kegiatan, terutama di area laboratorium yang padat aktivitas
praktikum dan penelitian.
Persiapan yang dilakukan sangat detail dan komprehensif, mencakup aspek preventif dan tanggap darurat. Mulai dari kelengkapan Kotak P3K yang mudah diakses, ketersediaan Pemadam Api Ringan (APAR) di titik strategis, hingga penyusunan Petunjuk Penggunaan Sarana dan Prasarana—termasuk alat elektronik yang berhubungan dengan listrik—semuanya disiapkan secara matang. Hal ini menunjukkan bahwa FKP memahami betul pentingnya mitigasi risiko dalam lingkungan akademik.

Keunggulan FKP dalam penerapan K3 terletak pada budaya keselamatan yang terinternalisasi. Persiapan ini dilakukan menjelang kunjungan dan pemeriksaan dari Tim K3 tingkat Universitas. FKP ingin menunjukkan bahwa penerapan K3 bukan hanya formalitas penilaian, melainkan bagian integral dari standar operasional fakultas. Aturan ketat penggunaan alat laboratorium, misalnya, dipersiapkan untuk melindungi mahasiswa dan staf dari potensi bahaya bahan kimia atau alat berat.
Aspek
penting lain dari kegiatan ini adalah keterlibatan mahasiswa. Dengan
mengikutsertakan mahasiswa dalam proses persiapan K3, FKP tidak hanya
mengedukasi mereka tentang pentingnya keselamatan kerja, tetapi juga
menumbuhkan rasa tanggung jawab kolektif terhadap lingkungan kerja. Mahasiswa
FKP dibekali kesadaran K3 sejak dini, menjadikannya calon lulusan yang tidak
hanya kompeten di bidang pangan, tetapi juga taat prosedur dan peduli
keselamatan kerja.
Dari
perspektif dampak keberadaan FKP bagi masyarakat, standar K3 yang tinggi di
lingkungan fakultas akan memberikan kepercayaan publik. FKP akan menjadi model
institusi yang menjamin keselamatan staf dan mahasiswanya. Lulusan FKP yang
telah terbiasa bekerja dengan standar K3 ketat akan membawa budaya kerja aman
ini ke DUDI, pabrik pangan, maupun laboratorium di mana mereka bekerja, secara
tidak langsung meningkatkan kualitas safety culture di sektor pangan
Indonesia.
Upaya
Tim K3 FKP ini menegaskan komitmen institusi terhadap mutu, keamanan, dan
keberlanjutan. FKP Unesa tidak hanya berfokus pada hasil penelitian yang
gemilang atau prestasi mahasiswa, tetapi juga pada keselamatan proses untuk
mencapai hasil tersebut. Dengan menjamin lingkungan kerja yang zero accident,
FKP terus bergerak maju sebagai pusat pendidikan dan riset yang aman,
nyaman, dan bertanggung jawab.
Share It On: