Fakultas Ketahanan Pangan (FKP) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) merupakan fakultas termuda di lingkungan UNESA yang didirikan sebagai bentuk komitmen universitas dalam menjawab tantangan strategis bangsa di bidang ketahanan pangan, pembangunan pertanian berkelanjutan, serta penguatan sumber daya manusia yang mampu menghadapi dinamika global. Kehadiran fakultas ini sejalan dengan transformasi UNESA sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) yang terus mengembangkan bidang keilmuan sesuai kebutuhan pembangunan nasional.
Pendirian Fakultas Ketahanan Pangan dilatarbelakangi oleh meningkatnya berbagai tantangan global, seperti perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, krisis pangan, degradasi lingkungan, transformasi digital, hingga tuntutan terhadap sistem pangan yang berkelanjutan. Kondisi tersebut menuntut hadirnya institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya menghasilkan lulusan kompeten, tetapi juga mampu melahirkan inovasi, teknologi, dan model pemberdayaan masyarakat yang mendukung terciptanya ketahanan pangan nasional.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, Universitas Negeri Surabaya secara resmi membentuk Fakultas Ketahanan Pangan 15 Januari 2025 Sesuai SK Rektor Nomor 113/UN38/HK/2025. Fakultas ini diarahkan menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan kewirausahaan di bidang pangan yang mengintegrasikan sektor pertanian, peternakan, perikanan, pangan, bioteknologi, serta agribisnis berbasis teknologi digital.
Sejak awal berdirinya, FKP UNESA mengusung paradigma pendidikan yang adaptif terhadap Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 melalui pendekatan multidisiplin. Pengembangan kurikulum dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, keterampilan profesional, jiwa kewirausahaan, kemampuan riset, serta kepedulian terhadap pembangunan berkelanjutan. Fakultas juga menempatkan inovasi teknologi, digitalisasi pertanian, dan pengembangan sistem pangan berkelanjutan sebagai fokus utama dalam penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi.
Pada tahap awal pengembangannya, Fakultas Ketahanan Pangan menyelenggarakan beberapa program studi strategis yang mencerminkan pendekatan lintas disiplin dalam membangun sistem pangan nasional, yaitu:
S1 Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian
S1 Akuakultur
S1 Biosains Hewan
S1 Bioteknologi
S1 Agribisnis Digital
Program-program studi tersebut dirancang untuk menghasilkan lulusan yang mampu menjawab kebutuhan dunia industri, dunia usaha, pemerintah, serta masyarakat dalam pengembangan sektor pangan berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.
Selain menyelenggarakan pendidikan, FKP UNESA terus memperkuat kapasitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha dan industri, lembaga penelitian, komunitas, serta mitra internasional. Berbagai program pengembangan seperti pertanian cerdas (smart agriculture), pertanian sirkular, urban farming, ketahanan pangan berbasis masyarakat, hilirisasi hasil riset, serta pengembangan kewirausahaan pangan menjadi bagian dari strategi fakultas dalam memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
Sebagai bagian dari Universitas Negeri Surabaya yang memiliki sejarah panjang sejak berdirinya IKIP Surabaya pada tahun 1964 dan berkembang menjadi UNESA pada tahun 1999, Fakultas Ketahanan Pangan membawa semangat transformasi universitas menuju institusi yang unggul, adaptif, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat. Kehadiran fakultas ini memperluas mandat UNESA, tidak hanya sebagai penghasil tenaga pendidik, tetapi juga sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mendukung ketahanan pangan, pembangunan berkelanjutan, dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Dengan visi "Menjadi fakultas unggul dalam pengembangan dan penerapan ilmu ketahanan pangan yang tangguh, adaptif, dan inovatif berbasis kewirausahaan, serta menghasilkan lulusan yang mampu berkolaborasi secara nasional dan internasional untuk mendukung kemandirian dan keberlanjutan pangan di Indonesia.", FKP UNESA berkomitmen untuk terus menghasilkan lulusan berkualitas, penelitian yang inovatif, serta pengabdian kepada masyarakat yang berdampak dalam mendukung tercapainya ketahanan pangan nasional, Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), dan terwujudnya Indonesia Emas 2045.