Menguatkan Mutu Akademik: FKP UNESA Studi Banding ke GPM FMIPA UNESA
Jumat,
12 Desember 2025, menjadi hari penting bagi penguatan kualitas internal
Fakultas Ketahanan Pangan (FKP) UNESA. Tim Gugus Penjamin Mutu (GPM) FKP
melaksanakan benchmark atau studi banding ke GPM Fakultas Matematika dan
Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNESA. Tim GPM FKP dipimpin oleh Ketua GPM Muchamad
Imam Asrori, S.TP., M.Sc., Ph.D., dan didampingi langsung oleh Wakil Dekan
Bidang I FKP, Prof. Dr. Isnawati, M.Si.
Kehadiran
Tim GPM FKP disambut hangat oleh Tim GPM FMIPA UNESA. Diskusi strategis ini
dibuka langsung oleh Dekan FMIPA UNESA, Prof. Dr. Wasis, M.Si.,
menunjukkan dukungan penuh FMIPA terhadap pengembangan mutu FKP sebagai
fakultas baru. Sinergi antar-fakultas di UNESA ini adalah wujud komitmen
bersama dalam meningkatkan standar akademik institusi secara keseluruhan.
Beberapa
poin penting menjadi bahan diskusi utama dalam pertemuan ini, mencakup aspek
fundamental hingga teknis penjaminan mutu. Pembahasan meliputi:
(1)
Legal formal penjaminan mutu di tingkat fakultas,
(2)
Tugas dan peran spesifik GPM dalam mengawal penjaminan mutu, terutama di bidang
akademik, dan
(3)
Persiapan strategis re-akreditasi program studi (prodi) di FKP.
Sebagai fakultas termuda, FKP menunjukkan keunggulan dan ambisi yang tinggi dalam hal kualitas. Studi banding ke FMIPA, yang dikenal memiliki sistem penjaminan mutu yang matang, adalah langkah nyata FKP untuk melakukan akselerasi mutu. Dengan mempelajari praktik terbaik, FKP memastikan bahwa seluruh proses akademik mulai dari kurikulum hingga layanan kemahasiswaan telah memenuhi standar nasional bahkan internasional, sejak dini.

Ketua
GPM FKP, Dr. Imam Asrori, menekankan pentingnya kerangka kerja legal yang kuat
dalam menjamin mutu. "Studi banding ini krusial, terutama dalam
memahami kerangka legal formal penjaminan mutu. Mutu akademik tidak bisa
berjalan tanpa pedoman yang baku dan terukur. Kami ingin memastikan bahwa
seluruh prodi di FKP, saat mengajukan re-akreditasi nanti, memiliki dasar legal
dan implementasi GPM yang solid, sesuai standar yang telah dicapai oleh FMIPA,"
jelas bapak Imam Asrori, menyoroti aspek fundamental mutu.
Upaya
keras FKP dalam memperkuat GPM secara langsung memberikan dampak positif bagi
masyarakat. Penjaminan mutu yang ketat menjamin bahwa lulusan FKP adalah
individu yang kompeten, relevan dengan kebutuhan industri, dan memiliki soft
skill yang unggul, sesuai standar akreditasi tertinggi. FKP memastikan
bahwa investasi masyarakat pada pendidikan di FKP menghasilkan SDM problem
solver ketahanan pangan yang berkualitas tinggi.
Studi
banding ini memberikan bekal pengetahuan dan insight praktis yang sangat
berharga bagi Tim GPM FKP. Dengan arahan langsung dari Dekan FMIPA dan diskusi
mendalam, FKP kini memiliki peta jalan yang lebih jelas dalam mengawal mutu
akademik dan mempersiapkan diri menghadapi re-akreditasi prodi. FKP UNESA
berkomitmen menjadikan kualitas sebagai budaya utama demi mencapai pengakuan
akreditasi terbaik.
Share It On: