Lengkapi Mata Rantai Keahlian: FKP UNESA Inisiasi Pembentukan Program Profesi Kedokteran Hewan
Rabu,
17 Desember 2025, menjadi kelanjutan momentum bersejarah bagi Fakultas
Ketahanan Pangan (FKP) UNESA. Setelah sukses menggagas prodi S1 Kedokteran
Hewan dan S1 Agroekoteknologi, Universitas Negeri Surabaya Melalui FKP kembali
bergerak cepat dengan menggelar rapat koordinasi untuk menginisiasi pembentukan
Program Profesi Kedokteran Hewan. Kegiatan strategis ini dipimpin
langsung oleh Dekan FKP, Prof. Dr. Nining Widyah Kusnanik, M.Appl.Sc.
Rapat
koordinasi yang berlangsung khidmat dan penuh semangat ini dilaksanakan di Ruang
Dekan FKP. Agenda ini dihadiri oleh jajaran pimpinan lengkap, mulai dari
Wakil Dekan Bidang I, Wakil Dekan Bidang II, serta lima orang Koordinator
Program Studi selingkung FKP. Turut hadir pula Kepala Laboratorium Bisnis &
Pengembangan Pangan Berkelanjutan FKP untuk memberikan perspektif dari sisi
hilirisasi industri dan kesiapan sarana praktik profesional.
Dalam
pertemuan tersebut, para pimpinan merumuskan langkah-langkah teknis terkait
standar kompetensi yang akan diusung. Diskusi mendalam dilakukan untuk menyusun
garis waktu pelaksanaan, mulai dari pemetaan kebutuhan sumber daya manusia,
penguatan kerja sama dengan rumah sakit hewan mitra, hingga penyelarasan kurikulum
profesi dengan standar organisasi profesi kedokteran hewan nasional.
Keunggulan
utama dari langkah ini adalah terciptanya ekosistem pendidikan ketahanan pangan
yang paling komprehensif di Indonesia. Sebagai fakultas pelopor, FKP UNESA kini
tidak hanya berbicara tentang ketersediaan pangan di lahan pertanian, tetapi
juga memastikan kesehatan sumber pangan hewani melalui tangan-tangan
profesional yang memiliki kewenangan medis resmi. Ini mempertegas posisi FKP
sebagai institusi yang memandang ketahanan pangan dari hulu hingga hilir secara
total.
Prof.
Dr. Nining Widyah Kusnanik, M.Appl.Sc., menekankan bahwa program profesi adalah
kunci utama kualitas lulusan. "Kita tidak bisa hanya berhenti pada
pencapaian akademik sarjana sains; bangsa ini membutuhkan praktisi yang siap
terjun langsung ke lapangan dengan standar etika dan keterampilan medis yang
diakui. Program Profesi Kedokteran Hewan di FKP akan menjadi kawah candradimuka
bagi calon dokter hewan yang memiliki jiwa kewirausahaan dan pemahaman mendalam
tentang pangan berkelanjutan," tegas Prof. Nining.
Kehadiran
program profesi ini akan membawa dampak signifikan bagi masyarakat luas. Dengan
lahirnya dokter hewan profesional dari rahim UNESA, pengawasan terhadap
penyakit zoonosis dan penjaminan kualitas produk asal hewan akan semakin
optimal. Masyarakat akan mendapatkan perlindungan kesehatan yang lebih baik
melalui konsumsi pangan hewani yang diawasi oleh tenaga ahli yang kompeten di
bidangnya.
Rapat
koordinasi di Ruang Dekan ini ditutup dengan kesepakatan target pencapaian
dokumen pendirian program profesi. FKP UNESA terus membuktikan diri sebagai
pusat inovasi yang adaptif terhadap kebutuhan zaman. Langkah besar ini menjadi
bukti nyata komitmen UNESA dalam mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya
cerdas secara intelektual, tetapi juga unggul secara profesi demi mewujudkan
kedaulatan pangan nasional yang tangguh.
Share It On: