FKP Unesa Mantapkan Langkah Menuju Program Magister Ketahanan Pangan
Dalam
menghadapi tantangan ketahanan pangan global, pendidikan tinggi memiliki peran
strategis untuk melahirkan pemimpin dan inovator baru. Fakultas Ketahanan
Pangan (FKP) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) terus berkomitmen menghadirkan
terobosan pendidikan yang relevan dan berdampak luas. Salah satu langkah
penting yang kini ditempuh adalah mempersiapkan pembukaan Program Studi
Magister Bidang Ketahanan Pangan sebagai jawaban atas kebutuhan nasional
yang semakin mendesak di sektor ini.
Sejalan dengan kebijakan pemerintah yang mendorong penguatan ketahanan pangan serta masih terbatasnya program studi sejenis di Indonesia, FKP Unesa melihat peluang emas untuk menjadi pionir. Kesempatan ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menghadirkan program magister yang tidak hanya memenuhi kebutuhan akademik, tetapi juga membekali lulusan dengan kemampuan memimpin inovasi di bidang pangan.

Upaya ini diawali dengan Koordinasi Luring Tahap 1 Tim Task Force Pengusulan Program Magister, yang dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Nur Ducha, S.Si., M.Si. selaku Ketua Tim. Dalam sambutannya, Prof. Ducha menegaskan pentingnya langkah ini bagi masa depan FKP Unesa sekaligus kontribusi bagi pembangunan bangsa. Tim ini dibentuk untuk merumuskan dan menyusun secara sistematis persyaratan administratif pembukaan program magister tersebut.
Kegiatan
koordinasi ini diikuti oleh enam anggota tim task force yang terdiri dari
dosen-dosen terbaik FKP. Kolaborasi para akademisi ini mencerminkan keseriusan
fakultas dalam memastikan setiap tahap pengusulan program berjalan dengan baik.
Dengan semangat kebersamaan, tim bekerja merumuskan rencana yang matang agar
program magister ini siap bersaing dan menjadi unggulan nasional.
Salah satu agenda penting dalam pertemuan tersebut adalah membahas penamaan program studi yang tepat untuk jenjang magister ketahanan pangan. Tim mempertimbangkan berbagai aspek strategis, mulai dari dasar keilmuan, arah pemasaran untuk menarik minat pendaftar, hingga pemilihan nama yang memiliki cakupan luas agar dapat mencakup banyak bidang keilmuan. Bahkan, tim mengusulkan penambahan kata “Teknologi” pada nama prodi untuk meningkatkan nilai jual dan daya tariknya di mata masyarakat.

Program Magister Ketahanan Pangan FKP Unesa dirancang untuk menghasilkan lulusan berkompetensi tinggi yang mampu mengintegrasikan teknologi modern dalam penyediaan sumber pangan, inovasi, produksi, dan manajemen berdasarkan prinsip ketahanan dan keamanan pangan. Prodi ini juga menggabungkan pendekatan multidisipliner yang mencakup teknologi produksi pangan, teknologi hasil pangan, teknologi keamanan pangan, pertanian, peternakan, serta perikanan berkelanjutan. Dengan demikian, lulusan akan memiliki bekal keilmuan yang luas sekaligus mendalam untuk menjawab tantangan sektor pangan masa depan.
Sebagai
bentuk keseriusan, tim task force menyepakati agenda rapat rutin setiap Kamis
pagi untuk memantau progres penyusunan persyaratan administratif. FKP Unesa
optimistis langkah ini akan membawa fakultas menuju level baru sebagai pusat
pendidikan ketahanan pangan yang unggul dan berdaya saing global. Lebih dari sekedar
pembukaan program baru, inisiatif ini menjadi simbol komitmen FKP dalam
mencetak generasi pemimpin dan inovator yang akan memperkuat ketahanan pangan
Indonesia di masa depan.
Share It On: