Akuakultur Development Program Seri Ke-7: FKP Unesa Tanamkan Budaya Publikasi Sejak Dini
Fakultas
Ketahanan Pangan (FKP) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) terus berupaya
memperkuat kualitas dan daya saing akademik mahasiswanya melalui program pengembangan
diri yang terstruktur. Pagi hari ini, 07 November 2025, Program Studi S1
Akuakultur FKP sukses menggelar Akuakultur Development Program (ADP) Seri
Ke-7. Kegiatan ini mengusung tema krusial: “Menulis Untuk Berdampak:
Membangun Daya Saing Akademik Melalui Publikasi Sejak Dini.” FKP
membuktikan komitmennya untuk mencetak lulusan yang tidak hanya terampil di
lapangan, tetapi juga unggul dalam kontribusi ilmiah.
Acara
bergengsi ini dibuka langsung oleh Koordinator Program Studi S1 Akuakultur, Ibu
Reni Ambarwati, S.Si., M.Sc. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa
kemampuan menulis dan mempublikasikan karya ilmiah adalah kompetensi kunci yang
membedakan ahli akuakultur profesional di era global. Kegiatan ini dihadiri
oleh seluruh mahasiswa Akuakultur angkatan 2025 dengan didampingi oleh seluruh
dosen program studi, menunjukkan keseriusan dan dukungan penuh FKP terhadap
peningkatan literasi akademik.
Keunggulan
program ini terletak pada narasumber yang dihadirkan, yaitu Bapak Husni
Mubarok, S.Pd., M.Sc., Ph.D., yang merupakan Kepala Seksi Data, Informasi,
dan Pelaporan Pemeringkatan Luar Negeri Universitas Negeri Surabaya. Kehadiran
Bapak Husni Mubarok memberikan wawasan praktis dan strategis tentang bagaimana
tulisan mahasiswa dapat didorong hingga mencapai publikasi di jurnal
bereputasi. Ini sejalan dengan visi FKP untuk secara aktif mendukung
peningkatan reputasi dan pemeringkatan Unesa di kancah internasional.
Materi
yang disampaikan dalam ADP Seri Ke-7 ini bertujuan mengubah pola pikir
mahasiswa: bahwa menulis bukan hanya tugas akhir, melainkan sebuah cara untuk
berinteraksi dengan dunia, berbagi inovasi, dan menciptakan dampak nyata.
Mahasiswa Akuakultur diajarkan teknik-teknik fundamental dalam menyusun karya
ilmiah, mulai dari etika publikasi, cara memilih jurnal yang tepat, hingga
memanfaatkan data riset mereka sendiri sejak semester awal.
Bagi
Program Studi Akuakultur FKP, menanamkan budaya publikasi sejak dini adalah
investasi jangka panjang untuk kualitas lulusan. Mahasiswa yang terbiasa menulis
dan mempublikasikan memiliki kemampuan analitis yang lebih tajam dan daya saing
yang jauh lebih tinggi di pasar kerja. Dari perspektif dampak keberadaan FKP
bagi masyarakat, semakin banyak riset dan inovasi Akuakultur yang terpublikasi,
semakin cepat ilmu pengetahuan tersebut diadopsi oleh pembudidaya dan industri,
mendorong kemajuan sektor perikanan secara luas.
Kegiatan
ADP Seri Ke-7 ini memperkuat sinergi antara Program Studi Akuakultur dengan
unit-unit strategis di tingkat Universitas. Melalui kolaborasi dengan pakar
pemeringkatan luar negeri, mahasiswa FKP mendapatkan pemahaman komprehensif
tentang standar kualitas publikasi global. Ini membuktikan komitmen FKP dalam
membekali mahasiswa dengan kemampuan berpikir dan menulis standar
internasional, sesuai dengan tuntutan zaman.
FKP
Unesa optimis bahwa melalui kegiatan Akuakultur Development Program yang rutin
dan strategis seperti ini, mahasiswa Akuakultur akan menjadi agen perubahan
yang handal. FKP berkomitmen penuh untuk terus mendorong lahirnya publikasi
ilmiah berkualitas yang berakar pada ilmu Ketahanan Pangan, memastikan bahwa
setiap tulisan yang dihasilkan sivitas akademika FKP Unesa tidak hanya
berdampak pada peningkatan daya saing individu, tetapi juga bermanfaat luas
bagi kedaulatan pangan bangsa.
Share It On: