Sinergi Sains Lintas Batas: Merajut Kolaborasi Inovasi Global di Jantung Laboratorium Terpadu UNESA
SURABAYA – Semangat kolaborasi untuk memajukan ilmu pengetahuan
kembali mewarnai rangkaian hari keempat program Visiting Top Professor
di Universitas Negeri Surabaya. Pada Kamis siang (09/04), usai membedah naskah
ilmiah para dosen, panitia Fakultas Ketahanan Pangan (FKP) bersama tamu
kehormatan, Assoc. Prof. Dr. Chakrit Tachaapaikoon dari Thailand, melakukan
kunjungan strategis ke fasilitas riset unggulan di Fakultas Matematika dan Ilmu
Pengetahuan Alam (FMIPA). Kunjungan ini merupakan langkah nyata untuk
mempertemukan perspektif teknologi pangan dengan kedalaman sains murni, guna
menciptakan solusi kehidupan yang lebih komprehensif.
Didampingi
oleh jajaran pimpinan FMIPA, Prof. Chakrit menjelajahi deretan fasilitas
canggih, mulai dari Laboratorium Fisika, Kimia, hingga Biologi yang menjadi
dapur inovasi para ilmuwan UNESA. Ketertarikan mendalam tampak saat rombongan
memasuki Gedung IDB (Islamic Development Bank), sebuah pusat laboratorium
terintegrasi yang menjadi kebanggaan UNESA. Di sana, Prof. Chakrit berdiskusi
mengenai berbagai proyek riset internasional, seperti pengembangan energi hijau
dan pemanfaatan bahan alam untuk kesehatan, yang menunjukkan bahwa UNESA
memiliki infrastruktur yang sangat kompetitif untuk bersaing di level dunia.
Kehadiran
Prof. Chakrit disambut hangat oleh tim kerja sama internasional dan para kepala
laboratorium FMIPA. Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan fisik, melainkan
dialog intelektual yang menunjukkan keunggulan FKP dalam menjembatani riset
multidisiplin. Dengan menggandeng kekuatan sains dari FMIPA, FKP berupaya
memastikan bahwa inovasi pangan yang dihasilkan memiliki landasan saintifik
yang kuat. Dampaknya bagi masyarakat sangat signifikan; melalui laboratorium
ini, lahir teknologi pemurnian air, pengemasan pangan organik, hingga deteksi
dini penyakit tanaman yang semuanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup
orang banyak.
Ibu
Fitri Widya Handayani, selaku Ketua Panitia Visiting Top Professor (VTP)
FKP 2026, menyampaikan bahwa kunjungan lintas fakultas ini adalah bagian dari
strategi "internasionalisasi yang membumi".
"Kami
ingin menunjukkan kepada mitra internasional kami bahwa UNESA memiliki
ekosistem riset yang lengkap dan terpadu. Kunjungan ke FMIPA, khususnya ke
Gedung IDB, memberikan gambaran bahwa FKP didukung oleh pilar sains yang kuat.
Kerja sama ini penting karena kedaulatan pangan tidak bisa berdiri sendiri; ia
membutuhkan dukungan dari kimia, biologi, hingga sains data. Kami sedang
merajut kekuatan ini untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas,"
tutur Ibu Fitri dengan penuh inspirasi.
Eksplorasi
laboratorium lintas disiplin ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen
UNESA dalam mendukung agenda kesejahteraan manusia dan kelestarian semesta.
Kegiatan ini memperkokoh kemitraan global untuk kemajuan ilmu
pengetahuan dan menjamin kualitas pendidikan melalui fasilitas riset
yang mumpuni. Inovasi yang dikembangkan di lab sains selaras dengan upaya menghapus
kelaparan melalui bioteknologi pangan, mendukung industri dan inovasi
yang tangguh, serta menciptakan peluang pertumbuhan ekonomi berbasis
riset. Selain itu, kolaborasi ini mendukung ketersediaan energi bersih
dan air sanitasi yang sehat, serta memberikan kontribusi saintifik bagi
pelestarian ekosistem darat dan strategi menghadapi perubahan iklim.
Perspektif
keunggulan FKP semakin kokoh dengan adanya keterbukaan kolaborasi ini.
Masyarakat dapat melihat bahwa FKP UNESA bukan sekadar fakultas yang belajar
tentang pertanian, tetapi sebuah pusat inovasi yang memanfaatkan kecanggihan
sains data dan teknologi IDB untuk menjawab keresahan publik akan pangan yang
aman dan terjangkau. Kehadiran Prof. Chakrit menjadi saksi bahwa UNESA adalah
"Rumah Para Juara" yang inklusif, di mana setiap fakultas saling
menguatkan untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi kemanusiaan dari
berbagai sudut pandang ilmiah.
Kunjungan
yang berakhir dengan penuh optimisme ini meninggalkan pesan kuat bahwa masa
depan dunia bergantung pada seberapa erat kita berkolaborasi. Dengan fasilitas
laboratorium berstandar internasional dan dukungan pakar dunia, FKP UNESA terus
melaju untuk memanen prestasi di kancah global. Langkah hari ini di FMIPA
adalah bukti bahwa benih-benih inovasi yang ditanam di laboratorium akan
bersemi menjadi solusi nyata bagi setiap keluarga di Indonesia, membawa kita
satu langkah lebih dekat menuju masa depan yang lebih cerah, sehat, dan
berdaulat.
Share It On: