Menyemai Ksatria Pangan Masa Depan: Semangat Kolaborasi dan Kepemimpinan Berkelanjutan di PKKMB FKP UNESA 2026
SURABAYA — Suasana optimis dan penuh energi menyelimuti lingkungan
Fakultas Ketahanan Pangan (FKP) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada Selasa
pagi (18/8/2026). Sejak pagi-pagi sekali, sebanyak hampir 500 mahasiswa baru
FKP 2026 telah berkumpul dan berbaris rapi di pelataran fakultas untuk
mengikuti hari pertama Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB).
Dengan mengenakan busana khas kemeja putih dan bawahan gelap, lengkap beserta
kartu identitas serta topi caping ikonik yang melambangkan semangat agraris dan
identitas kelompok para mahasiswa baru disambut hangat oleh jajaran pimpinan,
dosen, hingga tenaga kependidikan. Momen emosional terpancar saat Dekan FKP
UNESA, Prof. Nining Widyah Kusnanik memimpin langsung acara penyambutan,
pengenalan profil civitas akademika, hingga pengukuhan resmi mahasiswa baru FKP
di tingkat fakultas yang didampingi secara sigap oleh panitia PKKMB yakni mahasiswa
angkatan 2025.
Kemeriahan
dan kehangatan PKKMB FKP UNESA tahun ini semakin terasa dengan dibekalinya para
mahasiswa baru melalui serangkaian sesi materi interaktif dari empat narasumber
berdedikasi dan berpengalaman. Pembekalan diawali oleh Kepala Seksi Prevensi
dan Intervensi Direktorat PPIS UNESA, ibu Putri Aisyiyah Rachma Dewi yang
membekali mahasiswa dengan kesadaran iklim kampus yang aman, inklusif, dan
bebas dari kekerasan. Sesi materi berlanjut dengan perspektif kepemimpinan dan
pembangunan daerah yang disampaikan secara inspiratif oleh Dr. Drs. H. Marhaen
Djumadi (Bupati Nganjuk), serta dilanjutkan dengan pemaparan strategis mengenai
kontribusi pemuda dalam ekosistem perkotaan dan sosial oleh Ir. H. Armuji, (Wakil
Wali Kota Surabaya). Sebagai penutup materi dasar kemahasiswaan, Ketua Gugus
Penjaminan Mutu FKP UNESA, Imam Asrori, Ph.D., menekankan pentingnya integritas
akademik, kualitas riset terapan, dan standar keunggulan pembelajaran selama
menempuh studi di FKP.
Dalam sambutannya, Dekan FKP UNESA, Prof. Dr. Nining Widyah Kusnanik menyampaikan bahwa hadirnya para mahasiswa baru di fakultas ini merupakan energi baru bagi peradaban dan kemandirian bangsa di sektor pangan. "Selamat datang ksatria muda di rumah perjuangan FKP UNESA. Kalian bukan sekadar datang untuk menuntut ilmu di dalam ruang kuliah, melainkan disiapkan untuk menjadi pionir solusi atas tantangan krisis pangan, kedaulatan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Manfaatkan momentum PKKMB ini untuk membentuk karakter yang tangguh, adaptif, serta berintegritas tinggi demi masa depan bumi pertiwi," tegas Prof. Nining Widyah Kusnanik.

Senada
dengan hal tersebut, Sava Aura Yuanita selaku Ketua Panitia PKKMB FKP UNESA
2026 mengungkapkan rasa bangga serta komitmen panitia dalam menghadirkan
orientasi yang edukatif, humanis, dan berkesan. "Kami merancang seluruh
rangkaian PKKMB hari pertama ini dengan semangat kebersamaan dan kedisiplinan
yang menyenangkan tanpa beban kekerasan. Penggunaan topi caping dan pembekalan
dari para pakar lintas sektor ini dirancang untuk menumbuhkan rasa bangga para
adik-adik mahasiswa baru terhadap identitasnya sebagai calon inovator pangan
yang siap berdampak luas bagi masyarakat," tutur Sava Aura Yuanita.
Rangkaian
kegiatan PKKMB FKP UNESA yang inklusif dan transformatif ini secara nyata
mendukung pencapaian agenda pembangunan global berkelanjutan melalui pemenuhan
berbagai indikator sasaran. Penyediaan ruang belajar yang aman, suportif, dan
berkualitas tinggi bagi ratusan mahasiswa baru merupakan wujud komitmen
penguatan akses ilmu pengetahuan (Pendidikan Berkualitas), yang diimbangi
dengan ruang edukasi keadilan sosial dan pencegahan kekerasan tanpa membedakan
gender (Kesetaraan Gender). Pembekalan kepemimpinan daerah dan kesiapan karier
akademik di bidang agribisnis serta akuakultur diproyeksikan mencetak lulusan
yang mampu mendorong penciptaan lapangan kerja hijau dan pertumbuhan ekonomi
inklusif (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), yang ditopang oleh inovasi
riset teknologi pangan ramah lingkungan (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).
Seluruh fondasi ini muaranya adalah untuk melatih generasi muda dalam mengatasi
ketimpangan distribusi pangan di masyarakat (Berkurangnya Ketimpangan) serta
mendorong adopsi pola produksi dan budidaya yang bertanggung jawab (Konsumsi
dan Produksi yang Bertanggung Jawab) demi mewujudkan kedaulatan gizi masyarakat
(Bebas Kelaparan) melalui kemitraan strategis lintas sektor (Kemitraan untuk
Mencapai Tujuan).
Keberadaan
FKP UNESA dalam momentum PKKMB 2026 ini membuktikan bahwa pendidikan perguruan
tinggi mampu menjadi pilar perubahan yang berorientasi pada kemaslahatan
publik. Dengan menyatukan keunggulan akademik, kepemimpinan berkarakter, dan
keberdampakan sosial secara berkesinambungan, FKP UNESA terus melangkah mantap
melahirkan generasi emas yang tidak hanya siap bersaing di kancah global, tetapi
juga berakar kuat pada nilai-nilai kemanusiaan dan keberlanjutan lingkungan.
Share It On: