Mengukir Prestasi, Menginspirasi Peradaban: Korprodi S1 Akuakultur FKP UNESA Raih Penghargaan Top Inovator Kedaulatan Pangan 2026
SURABAYA — Momentum bersejarah Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)
Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kampus UNESA 2 Lidah Wetan pada Senin
(17/8/2026) tidak hanya menyisakan semangat patriotisme, tetapi juga menjadi
panggung apresiasi bagi insan akademis berprestasi. Di sela-sela kekhidmatan
upacara dan pengukuhan mahasiswa baru, Fakultas Ketahanan Pangan (FKP) UNESA
mengukir kebanggaan luar biasa. Reni Ambarwati, S.Si., M.Sc., selaku
Koordinator Program Studi S1 Akuakultur FKP UNESA, secara resmi dianugerahi
penghargaan bergengsi oleh UNESA sebagai Top Inovator Bidang Kedaulatan
Pangan Tahun 2026. Penghargaan ini diserahkan langsung sebagai bentuk
pengakuan atas dedikasi dan kontribusi riset terapan beliau yang berdampak
nyata bagi pengembangan sektor perikanan dan budidaya perairan berkelanjutan.
Pencapaian
gemilang ini menjadi bukti konkrit dari keunggulan keilmuan yang terus
ditumbuhkembangkan di lingkungan FKP UNESA. Bagi Program Studi S1 Akuakultur
dan seluruh civitas akademika fakultas, capaian ini bukan sekadar piala
seremonial, melainkan bahan bakar inspirasi yang membakar semangat para dosen
serta mahasiswa untuk terus melahirkan terobosan teknologi tepat guna.
Keberadaan inovasi di bidang akuakultur modern yang diusung oleh para akademisi
FKP terbukti mampu memberikan solusi atas tantangan efisiensi pakan,
peningkatan produktivitas budidaya lokal, hingga upaya pemulihan ekosistem
perairan yang selama ini menjadi perhatian utama para pembudidaya ikan di
berbagai daerah.
Saat
dijumpai usai penerimaan penghargaan, Reni Ambarwati, S.Si., M.Sc.,
menyampaikan rasa syukur sekaligus harapannya bagi masa depan riset dan
pendidikan di FKP UNESA:
"Penghargaan
ini saya dedikasikan untuk seluruh civitas akademika FKP UNESA, khususnya
mahasiswa S1 Akuakultur yang tak pernah lelah berinovasi. Penghargaan ini
merupakan pengingat bahwa riset yang baik adalah riset yang tidak berhenti di
perpustakaan, melainkan hadir di tengah tambak dan perairan masyarakat untuk
memberikan solusi nyata. Saya berharap capaian ini memicu lahirnya lebih banyak
inovator muda dari FKP yang siap menjaga kedaulatan pangan dan keanekaragaman
hayati bangsa di masa depan."
Secara
holistik, penganugerahan predikat inovator terbaik di bidang akuakultur ini
mencerminkan komitmen berkesinambungan FKP UNESA dalam mendukung berbagai
indikator target pembangunan global. Riset akuakultur berbasis teknologi hijau
berperan langsung dalam menyediakan sumber protein hewani berkualitas guna
mengentaskan masalah gizi dan kelaparan (Bebas Kelaparan), yang berimplikasi
pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat (Kehidupan Sehat dan Sejahtera).
Pengakuan reputasi akademik ini turut mendorong penguatan iklim pendidikan
tinggi yang transformatif dan berbasis riset terapan (Pendidikan Berkualitas),
sekaligus melahirkan kepemimpinan akademis perempuan yang inspiratif dalam
bidang sains dan teknologi (Kesetaraan Gender). Di sisi lain, komitmen inovasi
akuakultur ini secara langsung mendorong pertumbuhan ekonomi sirkular bagi
pembudidaya lokal (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), mengakselerasi
industrialisasi budidaya perairan yang efisien dan berkelanjutan (Industri,
Inovasi, dan Infrastruktur), serta aktif memelihara tata kelola ekosistem
perairan yang ramah lingkungan (Ekosistem Lautan/Perairan).
Melalui
hadirnya para inovator berdedikasi seperti Reni Ambarwati, S.Si., M.Sc., FKP
UNESA semakin mengukuhkan posisinya sebagai benteng keilmuan yang responsif,
adaptif, dan berdampak luas bagi kemaslahatan publik. Keberadaan fakultas ini
tidak hanya memberikan jaminan mutu pendidikan bagi generasi muda, tetapi juga
menjadi mitra strategis masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan
nasional. Diharapkan, capaian manis di hari kemerdekaan ini menjadi pijakan
awal bagi lahirnya berbagai karya ilmiah terapan lainnya dari FKP UNESA demi
kemajuan peradaban bangsa yang lestari.
Share It On: